facebook.com/solusiusahaku twitter.com/solusiusahaku Go to Top
free magazine
Berita Usaha
 

Kisah Inspirasi Usaha Sukses - Tips Usaha Sukses

Info / Berita Usaha
...............................................................................................
Bulan suci ramadan memang selalu menjadi bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat Mu...

7 Agustus 2012
...............................................................................................
Seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan Hari Raya Idul Fitri atau lebaran menja...

23 Juli 2012
...............................................................................................
Kita ini pengecualian di Asia Tenggara. Di Asia Tenggara semua bunga deposito se...

20 Februari 2012
...............................................................................................
Banyak karyawan atau pegawai, mungkin termasuk Anda, yang berambisi menjadi entr...

...............................................................................................
Tak bisa kita pungkiri bila sekarang ini bisnis cake & bakery cukup dimi...

30 Juli 2012
...............................................................................................
...............................................................................................
Pada tahun 2015 mendatang, Indonesia, bersama dengan negara ASEAN lainnya telah menyepakati perjanji


24 November 2014
...............................................................................................
Biasanya, aplikasi mobile banking berfungsi untuk memfasilitasi nasabah dalam melakukan transaksi pe


18 November 2014
...............................................................................................
PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. (Danamon) menggelar acara Malam Penganugerahan Danamon Social Entrep


3 November 2014
...............................................................................................
Pipiltin Cocoa merupakan usaha kue yang dikembangkan oleh kakak beradik Irvan Helmi dan Tissa Aunill


27 Oktober 2014
...............................................................................................
Sejalan dengan visi untuk peduli dan membantu jutaan orang mencapai kesejahteraan, dari sanalah sema


3 Oktober 2014
...............................................................................................

 
Membangun Bisnis Batagor Cipayung
22 Desember 2014

Berbisnis dapat  terjadi karena iseng. Iseng-iseng berbisnis, lama kelamaan bisa menjadi besar, bisa menjadi bisnis yang menghasilkan banyak uang. Batagor  Cipayung yang  kini memiliki 10 gerai, berawal dari keisengan  H Mutohar untuk mencoba-coba berbisnis. Tahun 1999, Mutohar yang saat itu masih bekerja di salah satu perusahaan pengelola jalan tol, di kawasan Sunter, Jakarta mulai mencoba berbisnis Es Cendol Bandung buatan sendiri untuk dijual di kantin kantornya. Kebetulan saat sedang ada office boy yang sedang menganggur. Ia memintanya untuk menjaga dan melayani para pembeli di usahanya yang baru dicobanya, Cendol Bandung. Pilihan bisnis Cendol Bandung berawal dari pengamatannya tentang banyaknya pebisnis Cendol Bandung di pasar-pasar tradisional yang eksis dan bahkan bisa dikatakan merajai di mana-mana.

 
“Saya mencoba meniru bisnis yang mereka lakukan.  Alhamdullah dalam  sehari Cendol Bandung yang kami jual di kantin kantor bisa laku 30-40 porsi . Jumlahnya tidak banyak, tetapi cukup melegakan,” ujar pria kelahiran Purbalingga, Jawa Tengah.
 
Mulai Tumbuh Isengnya
 
Saat bisnis Cendol Bandung mulai berjalan, keisengan berbisnis Mutohar mulai bertambah lagi. Kali ini ia juga mulai tertarik bisnis siomay. Sang mantan office boy, yang membantunya, mengaku juga dapat membuat siomay. Maka mulailah Mutohar mencoba melihat potensi bisnis ini, dan mulai juga belajar membuat siomay. Caranya ia banyak berdiskusi dengan pedagang siomay,  dan mencoba  membuatnya.
 
“Saya mencoba membuat sendiri siomay, kemudian saya bawa ke kantor. Saya ujicobakan kepada teman-teman di kantor. Ternyata banyak yang menyukainya. Dari sanalah saya yakin bahwa setelah Cendol Bandung, bisnis siomay juga bisa dilakukan,” cetusnya.
 
Perjalanan bisnis terus dijalankan. Dalam perjalanannya masih banyak hal yang masih perlu diperhatikan, seperti terus menurunnya hasil penjualan Cendol Bandung dan Siomay di kantin kantor  tempat  Mutohar bekerja. Hal ini disadari karena  pembeli di  kantin  jumlahnya terbatas, dan pelanggannya juga dari itu ke itu saja. Ia mulai berfikir. Produk bagus, sayang kalau hanya dikembangkan atau dijual dalam area yang terbatas, hanya dalam lokasi kantin saja. Mengapa tidak dijual ke luar kepada masyarakat umum. 
 
“Karena penjualan di kantin kantor lama-lama semakin menurun, saya mencari-cari lokasi usaha yang tepat. Akhirnya saya mendapat tempat berjualan di halaman Apotik  Cipayung, lokasi yang tidak jauh dari kediaman saya. Di halaman apotik tersebut sudah ada konter handphone, dan saya mendirikan gerobak yang menjual siomay ikan tenggiri di lokasi tersebut,” ujar suami dari Siti Fatimah ini.
 
Perlu Perjuangan
 
Belum genap usahanya berjalan satu bulan, karyawan yang diserahi untuk mengelola usaha siomay ikan tenggiri mulai kendur semangatnya. Ia beralasan berjualan siomay tidak laku di lokasi tersebut. Mendengar alasan demikian, Mutohar mulai berfikir, apa yang dapat dilakukan agar usahanya tetap berjalan. Ia, setiap pulang kerja mencoba nongkrong di tukang siomay pinggir jalan yang ramai pembeli. Selain bertanya banyak hal, ia juga memperhatikan ragam  produk dan cara pelayanannya.
 
“Saya melihat setiap penjual siomay yang ramai disitu juga berjualan batagor. Bahkan ada yang berjualan menjadi satu yaitu berjualan siomay juga berjualan batagor, dan ramai pembelinya,” ujar Mutohar.
Setelah belajar banyak hal dari orang-orang penjual siomay dan batagor, bagaimana sih membangunnya, Mutohar mulai mengatur strategi baru lagi. Ia membuka kembali gerainya, dengan berjualan dua produk, yaitu siomay dan juga menjual batagor.
 
Setelah dicoba beberapa waktu, batagornya ternyata lebih laku dibandingkan dengan siomay. Ini yang membuat ia semangat.  Namun batagornya belum diberi brand sehingga banyak orang yang bertanya ini batagor apa. Karena batagor pertama kali dibuka di Apotik Cipayung, maka ia kemudian memberi nama Batagor Cipayung. Dari satu karyawan, dari satu outlet, kini Batagor Cipayung tumbuh menjadi bisnis sebanyak 10 0utlet dengan 16 orang karyawan. Mutohar akhir tahun 2005 lalu juga telah memutuskan untuk keluar dari status sebagai karyawan dari Citra Marga Nusaphala, perusahaan yang telah memberikan tempat menggantungkan kehidupannya selama dua tahun lebih. Ia memilih menggeluti usaha Batagor Cipayung  ini, yang rencananya akan dikembangkan melalui sistem bisnis franchise di masa mendatang.
 
“Saya sedang merintis untuk difranchisekan. Saya kadang-kadang kepingin cepat berkembang tetapi takut tidak tertangani dengan baik. Menciptakan brand yang kuat, sistem bisnis serta support lainnya sedang saya susun,” ujarnya. 
 
Sumber artikel :  majalahwk.com